Dokter Spesialis
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran seleksi ini dibuka mulai 15 hingga 22 Januari 2026 dan dapat diikuti oleh lulusan S1, S2, D-IV, hingga dokter spesialis, khususnya untuk jurusan Patologi Anatomik dan Mikrobiologi Klinik.
Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polri dan berlaku secara nasional, termasuk bagi putra-putri daerah Kalimantan Barat yang memenuhi persyaratan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seleksi SIPSS merupakan jalur strategis bagi lulusan perguruan tinggi dan tenaga profesional untuk direkrut sebagai Perwira Pertama Polri, sesuai kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
“Melalui seleksi SIPSS ini, Polri memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan berbagai profesi untuk bergabung sebagai perwira, guna menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks,” ujarnya.
Dalam seleksi SIPSS 2026, Polri membuka berbagai formasi jurusan, di antaranya Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Psikologi, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Biologi, Kimia, Fisika, Desain Komunikasi Visual, Statistik, Manajemen, Seni Rupa, Pendidikan Bahasa Prancis, hingga Sastra Korea. Selain itu, tersedia pula formasi bagi lulusan Theologi Hindu dan Kristen, serta pemegang sertifikat Commercial Pilot Licence Flying School.
Untuk jenjang S2 dan profesi, formasi yang dibuka meliputi Psikologi Profesi, Pengembangan Kurikulum, dan Kajian Ilmu Kepolisian. Sementara pada jenjang D-IV, tersedia formasi Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit yang dikhususkan untuk wilayah penugasan tertentu.
Selain formasi reguler, Polri juga membuka rekrutmen proyeksi penugasan khusus untuk wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara, dengan kualifikasi tertentu seperti S1 Kedokteran serta S1 dan S2 Psikologi Profesi.
Adapun persyaratan tinggi badan minimal ditetapkan 162 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita. Sementara batas usia maksimal peserta menyesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni mulai dari 26 tahun hingga 40 tahun.
Polri menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi SIPSS tidak dipungut biaya (gratis). Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Polres terdekat di wilayah Kalimantan Barat.
Melalui seleksi SIPSS 2026, Polri berharap dapat menjaring sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berkompeten, guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, bagi calon peserta SIPSS 2026 di Kalimantan Barat yang ingin mempersiapkan diri secara optimal, Nawasena Academy menyediakan program bimbingan dan paket tryout khusus seleksi Polri, meliputi latihan akademik, psikotes, serta simulasi CAT berbasis sistem terbaru. Persiapan yang terarah sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan peluang kelulusan dalam seleksi SIPSS 2026.
